Apr
18
0

Hydroponics System

Hidroponik (Inggris: hydroponic) berasal dari kata Yunani yaitu hydro yang berarti air dan ponos yang artinya daya. Hidroponik juga dikenal sebagai soilless culture atau budidayatanaman tanpa tanah. Jadi hidroponik berarti budidaya tanaman yang memanfaatkan air dan tanpa menggunakan tanah sebagai media tanam atau soilless.

Dalam kajian bahasa, hidroponik berasal dari kata hydro yang berarti air dan ponos yang berarti kerja. Jadi, hidroponik memiliki pengertian secara bebas teknik bercocok tanam dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman, atau dalam pengertian sehari-hari bercocok tanam tanpa tanah. Dari pengertian ini terlihat bahwa munculnya teknik bertanam secara hidroponik diawali oleh semakin tingginya perhatian manusia akan pentingnya kebutuhan pupuk bagi tanaman.

Di mana pun tumbuhnya sebuah tanaman akan tetap dapat tumbuh dengan baik apabila nutrisi (unsur hara) yang dibutuhkan selalu tercukupi. Dalam konteks ini fungsi dari tanahadalah untuk penyangga tanaman dan air yang ada merupakan pelarut nutrisi, untuk kemudian bisa diserap tanaman. Pola pikir inilah yang akhirnya melahirkan teknik bertanam dengan hidroponik, di mana yang ditekankan adalah pemenuhan kebutuhan nutrisi.

Ada 6 system dalam Hydroponic

  1. Aeroponic  system
  2. Drip system
  3. NFT
  4. Ebb dan flow system
  5. Water Culture system
  6. Wick System

Sedikit penjelasan tentang system di atas.

AEROPONIC

Mungkin dari beberapa system hydroponic yang paling berteknologi tinggi dan mungkin juga memberikan hasil terbaik serta tercepat dalam pertumbuhan dalam berkebun Hydroponic. Hal ini di mungkinkan karena larutan nutrisi di berikan atau disemprot ( berbentuk kabut ) langsung ke akar dan lebih mudah menyerap dan juga larutan nutrisi banyak mengandung oksigen.

DRIP SYSTEM:

Sistem Tetes adalah system hidroponik yang paling banyak digunakan. Sistem operasinya simpel, timer mengontrol pompa. Pada saat nyala, pompa meneteskan nutrisi ke masing-masing tanaman.

NFT (NUTRIENT FILM TECHNIQUE)

Sistem ini adalah system yang paling orang ketahui ketika mendengar nama hidroponik. Sistem NFT ini secara terus menerus mengalirkan nutrisi tanpa menggunakan timer untuk pompanya. Nutrisi ini mengalir kedalam gully melewati akar-akar tumbuhan dan kemudian kembali lagi ke penampungan air.

EBB & FLOW SYSTEM

Sistem Ebb & Flow bekerja dengan cara membanjiri sementara wadah pertumbuhan dengan nutrisi, dan kemudian mengembalikan nutrisi itu ke dalam penampungan. Sistem ini memerlukan pompa yang dikoneksikan ke timer.

WATER CULTURE

Walter Culture adalah system hidroponik yang paling simpel. Wadah yang menyangga tumbuhan biasanya terbuat darai Styrofoam dan mengapung langsung dengan nutrisi. Pompa udara memompa udaha ke dalam air stone yang membuat gelembung-gelembung dan memberikan oksigen ke akar-akar tanaman.

WICK SYSTEM

Wick system ini salah satu system hidroponik yang paling simpel. Sistem ini termasuk pasif, karena tidak ada part-part yang bergerak. Nutrisi mengalir ke dalam media pertumbuhan dari dalam wadah menggunakan sejenis sumbu.